Dimana Aku Mencari


Malam sudah semakin larut dan banyak mata tertutup pulas.Di saat Aku menatap langit untuk melihat Bintang di tengah Malam, tapi tak kudapatkan satupun Bintang yang ada, mungkin beda jika Aku berada di desa terpencil Aku akan melihat taburan Bintang yang berkilau indah tidaklah seperti langit Jakarta yg kusam. Aku coba duduk sejenak, di tengah kesendirian malam ini untuk berfikir dan merenung tentang perasaan di hati yang sedang bergolak. Hanya setiap malam Aku bisa berfikir dengan tenang, merasakan sebuah kedamaian yang ada dihati, menuliskan sebuah mimpi yang ada dan hanya saat Malam juga Aku merasa kesepian dan sendiri.

Perasaan ini sudah cukup kucurahkan pada Malam ini, segera kubangkit dalam lamunan dan ku berjalan menuju ke Meja komputer yang sejak tadi menunggu. Ku meyalakan komputer lalu ku putar file musik setalah itu Aku ingin mencoba melanjutkan cerita yang sebelumnya kutulis tapi entah mengapa Aku memulai dgn sebuah tulisan yang baru dan kutulis dengan sebuah judul “Dimana Ku mencari”.

Aku tidak tau sebeginikah rapuhkah diriku saat aku sedang sendiri tanpa sebuah Cinta yang menemani di dalam hati ini. Aku masih ingat 1 tahun yang lalu Aku masih merasakan apa yang di sebut Cinta, sebuah perasaan yang di miliki oleh setiap makluk hidup yang ada di dunia. Manusia adalah mahluk yg di berikan oleh Allah karunia untuk mencintai baik ke sesama manusia,hewan ataupun tumbuhan oleh sebab itu Manusia di sebuat mahluk yg sempurna. Hewan walaupun kita tidak tau apakah mereka memiliki Cinta tapi kita bisa melihat seekor induk ayam rella berkorban melawan seekor Ular untuk melindungi anak2nya dan juga tumbuhan sebuah bunga mawar yang indah rella sari madunya di hisap oleh seekor lebah yg nanti setelah itu Mawar tersebut akan layu.

Cinta!!, kenapa aku memikirkannya padahal sudah hampir satu tahun ini Aku sudah terbiasa tak merasakannya?, mungkin dengan bertambahnya umur Aku mulai mengerti dan semakin kubutuhkan kedatangan cinta itu. Sering sekali Aku mencoba untuk mendapatkan dan mencari Cinta itu dimana berada tapi sampai Malam ini masih belum kutemukan. Jika ribuan bintang di langit mengizinkanku untuk memilihnya, akan kupilih satu Bintang yang sinarnya tidak terlalu terang tapi membuat Aku terkesima.

Hanya dengan membuat tulisan aku merasa lebih tenang karena jiwaku ada di dalamnya dan mungkin saja Cinta yg kucari sedang membaca tulisan ini.

Kapan akan Kutemukan, sebuah kebahagian yang benar2 sejati
Sejak kulihat langit pertama kali dan ku injak bumi untuk berdiri
Rasanya Jiwa dan hati ini masih terbelenggu
Saat ku berjalan meyibak semak belukar dan menghantam deru angin
Aku mulai berlari melompati sebuah awan putih
dan kunikmati sebuah pelangi, warna yang begitu indah
Aku masih mencari tapi kapan aku temukan
Ya Allah, seandainya saja kau turunkan bidadari dari surga mungkin ku tak sendiri.

Sebuah hati adalah mimpi
Perasaan jiwa yg terkunci


No Comments, Comment or Ping

Reply to “Dimana Aku Mencari”